Teori Komunikasi Massa – Dalam komunikasi massa, pesan yang disusun oleh individu, kelompok, atau organisasi besar dikirimkan kepada khalayak umum yang memiliki karakteristik anonim dan heterogen melalui berbagai media. Dalam era teknologi informasi dan komunikasi yang terus berkembang, kehadiran media komunikasi modern cenderung membingungkan batasan antara komunikasi interpersonal tradisional antara individu dan komunikasi massa yang ditujukan untuk khalayak umum.

Contoh yang bisa dipertimbangkan adalah ketika seseorang memiliki komputer dan keahlian dalam mengoperasikannya,ia dapat menerbitkan majalahnya sendiri. Ini menimbulkan pertanyaan bagi para peneliti apakah berbagai bentuk komunikasi baru tersebut dapat diklasifikasikan sebagai komunikasi massa. Para peneliti telah mempelajari media dan komunikasi selama lebih dari seratus tahun. Ada tiga paradigma utama yang menjadi fokus dalam penelitian komunikasi massa, yaitu;

  1. Paradigma Pertama: Kekuatan Efek Media
    – Memperhatikan betapa kuatnya pengaruh media terhadap khalayak umum.
    – Menekankan pada kekuatan media dalam membentuk pandangan, sikap dan perilaku khalayak.
    – Memperhatikan dampak yang signifikan dari media dalam mempengaruhi pemikiran dan tindakan individu.
  2. Paradigma Kedua: Efek Terbatas atau Efek minimalis media
    – Meyoroti efek terbatas dari media terhadap khalayak massa.
    – Membahas bahwa pengaruh media tidak selalu kuat dan langsung.
    – Mengakui bahwa faktor-faktor lain, seperti interaksi sosial dan pengalaman pribadi, juga mempengaruhi respons khalayak terhadap media.
  3. Paradigma Ketiga: Efek Kumulatif Media
    – Menyelidiki pengaruh kumulatif meida terhadap khalayak massa/
    – Menganggap bahwa pengaruh media terjadi secara bertahap dan terakumulasi seiring waktu.
    – Memperlihatkan bahwa pengaruh media dapat berdampak jangka panjang dan membentuk pola pikir dan perilaku secara bertahap.

Ada beberapa teori komunikasi massa yang secara spesifik slot gacor difokuskan pada media massa, sementara ada juga teori-teori lain yang awalnya dikembangkan diluar studi media namun kemudia diaplikasikan dalam konteks media. Banyak ahli menggunakan teori-teori tersebut  untuk memahami peran media dalam komunikasi massa.

Teori Menurut Ahli Komunikasi Massa

1. Teori Jarum Hipodermik
Teori ini juga disebut sebagai magic bullet atau stimulus response theory. Karena teori ini mempunyai dan terkesan akan bisa membuat para pendengar menjadi patuh dan tunduk terhadap apa yang pendengar dengarkan.

2. Teori Pengembangan
Teori kultivasi pertama kali dikemukakan oleh Profesor George Gerbner. Yang dimana pada tahun 1960-an memulai sebuah proyek penelitian tentang indikator budaya. Bertujuan untuk mempelajari dampak dari menonton televisi terhadap kehidupan di masyarakat. Teori kultivasi ini televisi bisa menjadi media untuk bisa mempelajari dan mengenal masyarakat lingkungannya.

3. Teori Imperialisme Budaya
Teori ini dikemukakan oleh Herb Schiller tahun 1973. Teori ini dikeluarkan dengan mengatakan bahwa media massa akan dikuasi oleh negara barat yang akan ditayangkan diseluruh dunia, dengan alasan bahwa media massa negara barat itu sangat kuat tentu bisa membuat media massa negara lain terpengaruh.

4.Teori Persamaan Media
Bertujuan untuk menjelaskan mengapa orang-orang secara tidak sadar dan otomatis merespons apa yang disampaikan melalui media, seolah-olah media itu memiliki karakteristik manusia. Selain itu, teori ini juga mengakui kemampuan media untuk menjadi lawan bicara seseorang, mirip dengan komunikasi interpersonal antara dua individu dalam situasi tatap muka.

5.Teori Spiral Keheningan
Teori keheningan yang disampaikan oleh Elizabeth Noelle Naumann, bahwa suara minoritas tidak bisa diterima oleh media. Hal ini menyebabkan minoritas harus membungkam pendapatnya dan pandangan mereka saat berada dalam kelompok mayoritas. Seseorang yang berpikir bahwa dia minoritas adalah mereka yang selalu menundukkan pandangannya , tetapi bila ada orang minoritas dengan berjiwa yang kuat tentu tidak akan menundukkan kepalanya.

Selamat membaca dan semoga bermanfaat ilmu tentang Komunikasi media massa

By dvine